Bocah ini Akhirnya Meninggal Setelah Dianiaya Orangtuanya Dengan Cara Dicekoki 2 Liter Air Garam



    Apa yang dihadapi Tanah Air setiap harinya sungguh memprihatinkan. Bagaimana tidak, hampir di setiap harinya mencuat kasus pembunuhan terhadap anggota keluarga sendiri.

    Anak membunuh orangtua, atau sebaliknya, orangtua membunuh anak, dan kasus pembunuhan dari anggota keluarga lainnya.

    Tak jauh-jauh, kasus yang akan dibahas kali ini juga datang dari peristiwa pembunuhan keluarga. Dilaporkan, orangtua di Gowa, Sulawesi Selatan menganiaya putranya atas nama Dandi Saputra (22) hingga berujung tewas.

    Kapolres Gowa AKBP Tri Goffaruddin menerangkan, korban Dandi dianiaya dengan cara dicekoki 2 liter air garam. Motifnya, dugaan pesugihan yang dilakukan oleh orangtua korban.


    Sayangnya, kematian Dandi pada 31 Agustus 2021 lalu ini baru terungkap sekarang, tepatnya setelah adiknya AP (6 tahun) menjadi korban pesugihan berikutnya.

    Sang adik berteriak kencang hingga mengundang kedatangan tetangga dan pamannya.

    “Seketika paman korban langsung mendatangi rumah dan melihat korban dalam kondisi mata dicongkel orang tuanya,” ungkap Kapolres Gowa, dilansir news.okezone.com.

    Kini, kedua orangtua korban telah diamankan pihak Kepolisian Polres Gowa. Sementara bocah malang AP dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Syech Yusuf.

    Tidak ada komentar untuk "Bocah ini Akhirnya Meninggal Setelah Dianiaya Orangtuanya Dengan Cara Dicekoki 2 Liter Air Garam"