Sudah Dekat, Denny Darko Ramal Mutasi Baru Virus Akan Muncul di Indonesia: Seperti India!



    Dinas Kesehatan  (Dinkes) DKI Jakarta menyebut setidaknya ada tiga varian virus corona baru yang telah teridentifikasi masuk wilayah DKI Jakarta.Tiga jenis virus Corona tersebut di antaranya varian Alpha (B.117), varian Beta (B.1.351) dan varian Delta (B.1617.2).

    Dikutip Zonajakarta.com dari PMJNews, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan Bahkan ada 33 warga Jakarta positif virus Covid-19 varian baru itu.

    Temuan itu berasal dari 980 sampel yang telah diuji Whole Genome Sequencing (WGS).


    Dari jumlah tersebut, 289 dinyatakan bukan merupakan Voc, 33 merupakan VoC, 438 masih menunggu hasil, 216 dinyatakan negatif Covid-19, 3 hasil WGS tidak dapat dianalisa, dan 1 invalid.


    "Ada lima kasus yang transmisi lokal di Jakarta dan kelimanya varian Delta. Adapun rincian 33 VoC tersebut, yakni 12 varian Alpha (B.117), 3 varian Beta (B.1.351), 18 varian Delta (B.1617.2)," ungkap Dwi dalam keterangannya, Kamis (17/3/2021).


    Ia menambahkan, 25 VoC diidentifikasi berasal dari riwayat perjalanan luar negeri, tiga kasus transmisi lokal di luar Jakarta lantaran bukan domisili Jakarta. Hanya saja, tiga pasien VoC itu melakukan pemeriksaan WGS di Ibu kota.


    "Pada setiap bertemu VoC, kami langsung mengidentifikasi kasus impor atau transmisi lokal. Jika transmisi lokal, maka kami lakukan tracing masif di komunitas dan tempat kerja,” tuturnya.


    Berdasarkan data, Dinkes DKI Jakarta mencatat kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota telah menyentuh di angka 22.611 pasien per Kamis (17/6/2021). Catatan itu meningkat signifikan seiring tambahan kasus harian yang menyentuh di angka 4.144 pasien pada hari ini.


    Adapun komposisi kasus aktif tersebut antara lain terdiri dari 25 persen orang tanpa gejala, 35 persen bergejala ringan, 30 persen bergejala sedang, dan 10 persen lainnya bergejala berat dan kritis.


    Wilayah Jakarta Timur menjadi penyumbang terbanyak kasus baru Covid-19 sebesar 1.370 kasus. Disusul Jakarta Selatan 832 kasus, Jakarta Barat 824 kasus, Jakarta Utara 523 kasus, Jakarta Pusat 490 kasus, dan Kepulauan Seribu sebanyak 5 kasus.


    Sementara kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak di antaranya Cengkareng 205 kasus, Duren Sawit 189 kasus, Cipayung 177 kasus, dan Jagakarsa 172 kasus.


    Sebelumnya, dilansir Zonajakarta.com dari akun YouTube Denny Darko, menyebut akan ada mutasi virus corona baru lewat sebuah video pada 27 April 2021.


    "Saya lihat akan ada banyak kematian, setelah lebaran nanti.


    Ini adalah peringatan yang jika ini semua tidak kita jalankan, akan banyak sekali kematian.


    Maka tolong dengarkan konten saya ini, sampai selesai.


    Dan, pertimbangkan baik-baik, dengarkan baik-baik dan sekali lagi dengarkan sampai selesai," ujar Denny Darko di awal video.


    "Tidak hanya ratusan, ini akan ribuan orang meninggal.


    Bahkan, jika tidak ditangani dengan tepat, mungkin sampai akhir tahun kita takutkan akan menyentuh jutaan orang.


    Dan ini semua terjadi karena apa? Karena di India sudah terjadi.


    Dan ini sudah dekat sekali," ujar Denny Darko.


    Denny Darko menyebut akan adanya varian baru virus covid-19 di Indonesia.


    "Varian baru itu akan mendarat di Indonesia, entah kenapa, Allahualam, mutasi baru seperti yang ada di India, atau mungkin lebih, akan ada di Indonesia," katanya.


    "Jakarta akan menghitam dengan kluster baru yang dibawa oleh-oleh arus balik dari orang-orang yang pulang mudik," lanjut Denny Darko sambil menunjukkan kartu.***ZJ

    Tidak ada komentar untuk "Sudah Dekat, Denny Darko Ramal Mutasi Baru Virus Akan Muncul di Indonesia: Seperti India!"