Tak Bisa Pakai Ponsel, Kisah Haru Ibu yang Rutin Kirim Surat pada Anaknya Viral di Twitter





    Cerita haru mengenai seorang ibu yang tidak bisa menggunakan ponsel hingga rutin mengirim surat pada anaknya, viral di media sosial.

    Cerita tersebut ditulis oleh akun Twitter @kelanawisnu pada Minggu (9/5/2021) kemarin.

    Dalam cuitannya, @kelanawisnu mengungkapkan, ibunya tidak bisa mengoperasikan handphone.

    Terlebih menggunakan aplikasi mengirim pesan secara instan seperti WhatsApp.

    Untuk itu, dalam berkomunikasi, @kelanawisnu mengatakan, sang ibu masih menggunakan surat.

    "Ibu saya gaptek, gak bisa pakai ponsel, apalagi WhatsApp.

    Setiap kali ingin menghubungi sy, dia menulis surat dan menitipkannya pada saudara kami untuk dikirim kepada saya," tulis akun @kelanawisnu dalam cuitannya.

    Meski hanya berbentuk kertas, @kelanawisnu mengaku ada keistimewaan sendiri dengan cara berkomunikasi dengan surat.

    Menurutnya, kata-kata yang ditulis oleh ibunya justru kerap kali membuatnya terharu hingga menangis.

    "Meski gak bisa berjumpa lewat video call sewaktu-waktu, surat-surat ini seringkali membuat saya menangis," tambah akun @kelanawisnu dalam cuitannya.

    Bahkan, jelang Lebaran 2021, surat masih menjadi media untuk saling berkomunikasi.

    "Sama (seperti) beberapa tahun sebelumnya, lebaran ini kami bertemu lagi lewat surat yang tak punya alamat," ungkapnya.

    Sontak, cerita haru dari @kelanawisnu yang mengungkap kesetiaan ibunya mengirim surat, viral di media sosial.

    Akun @kelanawisnu juga ikut berterimakasih atas respons positif yang diterimanya.

    Bahkan, di akhir utasnya, akun @kelanawisnu mengungkap perjuangan sang ibu yang membuatnya bangga.

    "Hidup ibu saya berubah drastis saat masih umur 11, pada 1965, sejak saat itu ia membiayai 10 adiknya dan lalu 6 anaknya," katanya.

    Hingga Senin (10/5/2021), cerita tersebut telah di-retweet sebanyak lebih dari 7 ribu kali.

    Cerita tersebut juga disukai lebih dari 50 ribu kali dan mendapat ribuan komentar dari warganet.

    Banyak warganet yang ikut terharu dengan aksi sang Ibu yang tetap rutin menghubungi anaknya melalui surat.

    Ada juga dari warganet yang ikut menceritakan pengalaman serupa.

    "Gatau kenapa pesan yg d tulis melalui surat selalu bikin nyesss, baca surat sambil ngebayangin pengirimnya sedang ada di hadapan kita. Rindu, tapi mau gimana lagi. Sehat" buat ibunya :')," tulis akun @iniaini25.

    "Pas kecil, ibuk kalo mau keluar jg sering nulis surat gini sm ditinggalin duit di atas meja, krn gamau ganggu aku tidur. bangun2 baca suratnya sering nangis takut ibuk ga pulang2," kata akun @bbymariin.

    "Ini tumpukkan surat dari Bapak & Ibu sewaktu Bapak dulu jadi TKI di Jepang. Banyak surat yg tidak sampai. Butuh waktu setidaknya satu bulan pengiriman dari Jepang. Ibu ngasih ini ke aku 2013 silam pas Bapak berpulang. Dari surat-surat ini aku paham betapa berartinya sebuah kabar," ujar akun @gerutlazuardi.

    Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah bernama Kelana Wisnu Sapta Nugraha ini membenarkan ceritanya.


    Viral di Twitter kisah haru seorang ibu yang rutin kirim surat pada anaknya karena tidak bisa memakai ponsel. (Twitter.com/@kelanawisnu)

    Kelana, panggilan karibnya mengatakan, aktivitas berkirim surat dengan sang ibu sudah berlangsung sejak 2015.

    Saat itu, ia mulai kuliah di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

    Menurut lelaki asal Blitar, Jawa Timur ini, hal tersebut dimulai sejak sang ibu menyerah belajar menggunakan ponsel.

    Kelana pun selalu membalas surat-surat yang dituliskan ibunya.

    "Ibu mulai intens sekali mengirim surat pada 2018, setelah saya sakit agak parah," ungkap lelaki berusia 24 tahun ini kepada Tribunnews.com, Senin (10/5/2021).

    Kelana mengatakan, rentang waktu sang ibu mengirimkan surat bervariasi.

    Bisa sampai hitungan bulan sampai hitungan minggu.

    "Tidak tentu. Bisa jadi sebulan mengirim empat kali, seminggu sekali. Bisa jadi juga kurang dari itu," ungkapnya.

    Mengenai isi suratnya, Kelana mengatakan, sang ibu selalu menjelaskan keadaannya dan menanyakan kabar dirinya.

    Selebihnya, beberapa hal yang bersifat pribadi seperti menyebut masakan yang telah dimasaknya.

    Tak jarang, Kelana pun dibuat menangis dengan tulisan sang Ibu di surat tersebut.

    "Ibu selalu mengabari soal keadaannya dan menanyakan kabar saya," kata dia.

    Sementara, setelah cuitannya menjadi viral, Kelana mengaku tak menyangka dan ikut senang saat membaca komentar positif yang diterimanya.

    Menurutnya, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, merindukan sosok ibu yang jauh di sisinya adalah hal yang wajar.

    "Saya gak menyangka jika bakal banyak yang menanggapi, banyak pula yang juga berbagi kisah mengenai pengalaman berkomunikasi dengan ibu mereka masing-masing."

    "Saya pikir dalam keadaan pandemi seperti sekarang ini kisah seperti ini wajar jika memantik ingatan banyak orang mengenai kerinduan akan sosok ibu," pungkasnya.

    Tidak ada komentar untuk "Tak Bisa Pakai Ponsel, Kisah Haru Ibu yang Rutin Kirim Surat pada Anaknya Viral di Twitter"