Asyik Golongan Ini Dapat Kelonggaran Mudik Lebaran dari Pemerintah



    Asyik golongan ini dapat kelonggaran mudik lebaran 2021 dari pemerintah.

    Siapakah mereka yang mendapatkan kelonggaran tersebut?

    Yap mereka adalah para santri yang sedang menimba ilmu di pesantren.

    Pelonggaran mudik lebaran terhadap sanksi diminta oleh Wakil Presiden Ma'Aruf Amin.

    Menurutnya permintaan ini agar para santri bisa pulang ke rumah saat lebaran 2021 nanti.

    Mengutip dari Kontan.co.id, Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlow menyampaikan Wapres minta ada dispensasi para santri.

    Nantinya santri tidak dikenai aturan-aturan yang ketat terkait larangan mudik saat pandemi corona seperti saat ini.

    Selain itu lebaran adalah waktu bagi santri untuk pulang ke rumah setelah melakukan proses belajar di Pondok Pesantren.

    Para santri ini disebut banyak yang pulang bahkan sampai lintas wilayah.

    "Saat terjadi larangan mudik Lebaran,  nanti itu juga akan terjadi para santri pondok pesantren akan pulang dari belajar," kata Masduki.

    "Tentu saja kalau kita mengikuti peraturan-peraturan yang ada para santri yang sedang pulang belajar dari pesantren ke rumah masing-masing itu terkadang banyak yang lintas wilayah, oleh itu dalam hal ini perlu ada semacam dispensasi,"  sambungnya.

    Salah satu wilayah yang telah memberikan dispensasi untuk santri yakni Jawa Timur.

    Oleh karenanya diharapkan daerah-daerah lain diminta untuk ikut memberikan kemudahan bagi santri untuk pulang.

    “Satu contoh yang bagus itu sudah dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur. Bagaimana supaya daerah daerah yang lain seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, ataupun daerah-daerah lain itu memberikan kemudahan khusus ke para santri yang pulang belajar dari pesantren," kata Masduki.

    Sebelumnya, selain mengusulkan agar para santri dapat dispensasi dari  larangan mudik 2021, Ma'ruf Amin juga minta kepada Pengurus Besar NU untuk mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo ataupun dirinya agar diberikan keringanan untuk para santri.

    Ini dilakukan agar para santri bisa pulang dan bertemu keluarganya.