Sok-sokan Rekam Video Biar Viral, Pengendara Moge yang Ditendang Paspampres Kini Akui Hal Ini, Besok Terbukti









    Jagad media sosial tengah dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang menunjukkan aksi kelompok pengendara motor gede (moge) yang melakukan sunday morning ride (sunmori) saat melintas ring satu istana Kepresidenan.

    Dikutip Zonajakarta.com dari Pikiran Rakyat Bekasi, rombongan Moge tersebut disebut-sebut mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

    Dalam video yang viral dan diunggah oleh YouTube Cerita di Balik Layar, beberapa pengendara moge ditendang oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden saat menerobos barikade ring satu istana.

    Anggota Paspampres terpaksa melumpuhkan rombongan motor gede (moge) di wilayah ring satu Istana Presiden pada Minggu 21 Februari 2021.


    Tak hanya itu, pengendara Moge yang merekam diam-diam aksi tersebut secara jelas mengucap kata viral kepada Paspampres usai tubuhnya ditendang.

    Rombongan moge ini nekat menerobos Jalan Veteran III, Jakarta Pusat yang sedang ditutup oleh pihak kepolisian.

    Berdasarkan keterangan Danpaspampres, Mayjen TNI Agus Subiyanto menjelaskan, aksi kebut-kebutan sering dilakukan oleh rombongan pemotor di area itu.

    "Mereka geng motor sering melakukan kebut-kebutan di jalan itu dengan gunakan knalpot yang bising," ujar Agus kepada PMJ News di Jakarta Jumat, 26 Februari 2021.

    Agus menegaskan, Jalan Veteran III tersebut termasuk ke dalam ring 1 Instalasi VVIP sehingga menjadi tugas pokok Paspampres untuk mengamankan segala ancaman.

    "Karena itu wilayah pengamanan VVIP Presiden/Wapres. Sehingga segala bentuk kegiatan sekecil apa pun yang mengganggu harus diantisipasi," ucap Mayjen TNI Agus Subiyanto.

    Aksi sekelompok motor sport gede yang terpaksa dilumpuhkan oleh para anggota Paspampres ketika melewati Istana Negara pada Minggu, 21 Februari 2021 diunggah oleh akun Instagram @bodatnation.

    Video ini berasal dari akun YouTube Sahdilah, salah satu pengendara motor yang dicegat dan dilumpuhkan oleh anggota Paspampres.

    Dalam video itu, sejumlah anggota Paspampres menyetop rombongan pengendara moge yang disebut tengah berkegiatan Sunmori melewati Jalan Veteran III, di belakang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

    Sementara itu, dikutip Zonajakarta.com dari PRFMNews, anggota komunitas moge R15, Juniar William menjelaskan bahwa dirinya bersama anggota komunitasnya mengakui kesalahan setelah memaksa masuk ke area ring 1 Istana Merdeka, Jakarta.

    Setelah viral di media sosial, Juniar William mengaku memohon maaf atas tindakan arogannya saat itu. Ia bahkan mengaku telah menghapus semua videoyang berkaitan dengan hal itu di media sosial pribadinya.

    Ia pun menjelaskan bahwa dirinya beserta anggota komunitas lainnya telah mendatangi Paspampres untuk memohon maaf secara langsung.

    “Selamat siang. Disini saya dan teman-teman untuk kejadian kemarin di lingkungan istana negara, saya sudah berkordinasi untuk mediasi dengan pihak paspampres dan disambut dengan baik,” ucapnya dalam instagram pribadinya @juniarwilliam17.

    Ia bersama anggota komunitas lainnya mengaku sudah melakukan mediasi dan bakal memberikan klarifikasi soal hal ini Senin 1 Maret 2021 besok.

    “Saya dan teman-teman akan melakukan klarifikasi di mako paspampres hari senin tanggal 1 Maret 2021. Terima kasih atas perhatian,” tutupnya.

    Sementara itu, Menurut Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf. Wisnu Herlambang, pemotor harus lebih sopan ketika melewati daerah Istana Kepresidenan.***ZJ