Usai Ditinggal Ustaz Jefri, Umi Pipik Mengaku Cemburu Pada Seseorang : Kelak Aku Nanti Bersama Dia di Surga


    Kepergian Ustaz Jefri Al Buchori jelas merupakan pukulan berat bagi Umi Pipik.

    Walaupun sudah lama berlalu, kenangan Umi Pipik bersama suaminya masih terngiang di pikirannya.

    Usai ditinggal oleh Ustaz Jefri, kini Umi Pipik mengaku cemburu pada seseorang.

    Ia rupanya baru saja kehilangan seseorang yang dekat dengannya.

    Dirinya seakan tak percaya dirinya saat ini merasa kehilangan.

    Hal ini diketahui saat Umi Pipik mengunggah sebuah postingan di akun instagramnya @_umi_pipik_

    Ia membagikan sebuah foto bersama seorang sahabatnya yang bernama Soraya Abdullah.

    Innalillahi wa innailaihi rojiun.... Selamat jalan sahabatku shaliha..soraya abdullah
    Allahummaghfirlaha warhamha wa 'afiha wa'fuanha.” tulis Umi Pipik seperti dikutip zonajakarta.com, Selasa (1/2/2021)

    Umi Pipik menjelaskan amal ibadah Soraya akan mendapat balasan di Surga nantinya.

    "Allah lebih mencintaimu wahai wanita surga, aku meyakini dan bersaksi kamu orang baik dgn segala kekuranganmu dan aku merasa paling kehilanganmu," ujarnya.

    Dalam unggahan selanjutnya Umi Pipik mengaku cemburu dengan Soraya.

    Umi Pipik mengabarkan bahwa Soraya Abdullah meninggal dunia karena Covid-19.
    Umi Pipik mengabarkan bahwa Soraya Abdullah meninggal dunia karena Covid-19. Instagram.com/@_ummi_pipik_

    "Aku pernah cemburu kepadamu...bukan cemburu urusan dunia krn dunia itu fana yg akan kita tinggalkan , aku cemburu akan ketaatanmu kepada Allah...cemburu akan hijrahmu...kita berdua sama2 belajar bareng utk terus sabar memperjuangkan ketaatan kita walaupun ujian hidup begitu dahsyat..." tulis Umi Pipik.

    "Soraya yg aku kenal dulu penuh tawa , memgerti keadaan org lain.. kita berdua pernah bercerita panjang dititik yg kita berdua lelah...dan punya janji hanya ingin kembali kpd Allah dgn ketaatan yg lebih..."

    "Dan itu semua sdh selesai kamu lakukan di dunia...
    Sekarang kamu sudah putus ibadah di dunia..tetapi amalku dan doaku akan terus kukirim untukmu sahabat dunia akheratku," lanjut Umi Pipik.

    Di saat nantinya nyawa sudah tak dikandung badan, Umi Pipik berdoa supaya ia bisa dikumpulkan dalam Surga-Nya kelak bersama sang sahabat.

    "Dan kumpulkan kelak aku nanti bersama dia di surga firdausMu..jadikan kubur dia raudhah min riyathil jannah," kata Umi Pipik.*