Jasad Kapten Afwan Masih Belum Ditemukan di Hari Terakhir Pencarian Sriwijaya Air SJ-182



    Berakhir sudah proses pencarian terhadap korban pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ-182.

    Penghentian proses pencarian korban maupun puing pesawat ini diselaraskan dalam pernyataan resmi Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Posko JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    “Hari ini Kamis 21 Januari pukul 16.57 Operasi Pencarian dan Pertolongan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 PK – CLC secara resmi dinyatakan ditutup atau penghentian,” demikian imbuhnya.

    Lebih lanjut, Bagus memaparkan ditutup atau diberhentikannya proses pencarian ini berdasarkan rapat koordinasi antar lembaga terkait, serta meninjau evaluasi teknis, temuan koban dan pertemuan dengan perwakilan keluarga korban.

    Sementara itu, dari hasil kerja keras tim gabungan selama 13 hari operasi sudah menemukan sebanyak 47 korban yang juga sudah berhasil diidentifikasi tim DVI Polri sehingga para korban telah dikebumikan secara layak oleh keluarga.

    Sayangnya, nama Kapten Afwan sebagai pilot pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tidak termasuk diantaranya.

    Ya, sejak dimulainya proses pencarian hingga diberhentikan pada Kamis kemarin, jenazah Kapten Afwan belum ada kabarnya.

    Pihak keluarga sendiri sudah merencanakan prosesi pemakaman almarhum, yang akan dilangsungkan di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

    “Kalau ketemu misalkan tubuhnya ketemu artinya wujudnya ada nih, saya pikir mau dimakamkan di Tangerang di keluarganya, ternyata beliau istrinya itu (meminta) di sini aja yang deket, di Pondok Rajeg,” kata Saeful Anwa, sahabat sekaligus tetangga dari almarhum Kapten Afwan, dikutip Tribunnews.com.

    Dan hal ini membuat jenazah Kapten Afwan menjadi satu-satunya kru yang belum teridentifikasi.

    Selain jenazah Kapten Afwan, 14 jenazah penumpang lainnya juga belum teridentifikasi dan masih misteri hingga hari ini.