Ternyata Suami-Istri, Ini Pengakuan Pasangan Mesum di Lampu Merah Surabaya



    Pasangan dalam video mesum di lampu merah Jalan Kenjeran Surabaya akhirnya diamankan Polsek Tambaksari sejak Kamis (17/12).

    Setelah diamankan, keduanya dibawa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya untuk diperiksa.

    Sebelumnya, beredar video pasangan di atas motor yang bertindak asusila.

    Lelaki yang duduk di bagian belakang tampak memeluk dan menciumi perempuan yang menyetir.

    Dia juga tampak meraba-raba bagian payudara perempuan tersebut.

    Setelah diamankan, diketahui bahwa sejoli tersebut merupakan pasangan suami istri. Hal itu disampaikan Kanit PPA Polrestabes Surabaya Iptu Fauzy Pratama.

    ”Mereka berdua merupakan pasangan suami istri yang sah. Karena mabuk berat, mereka melakukan (mesum) itu,” ujar Fauzy.

    Sejoli tersebut adalah AB, 41, dan  istrinya AS, 31.

    Keduanya merupakan warga Jalan Kalimas Baru Surabaya. Fauzy memaparkan, tindakan asusila itu dilakukan oleh suami karena mabuk berat. Dia pun tak dapat mengendarai motornya.

    ”Karena mabuk berat, sehingga perempuannya yang membawa motor. Tapi tidak dibenarkan ketika dalam kondisi seperti melakukan perbuatan asusila di tempat umum,” tutur Fauzy Pratama.

    Ketika diamankan, AB mengaku bersalah. Dia bahkan meminta maaf pada warga atas perbuatannya.

    ”Saya dan ini istri saya memohon maaf sebesar-besarnya atas beredarnya video mesum yang lagi viral di Surabaya dan meresahkan seluruh masyarakat Indonesia,” tutur AB.

    AB mengakui, apa yang dilakukannya merupakan murni ketidaksengajaan. Sebab saat itu kondisinya dalam keadaan mabuk berat.

    Sehingga saat itu dia dalam kondisi tak sadar dan meminta istrinya untuk mengemudikan motor.

    ”Kejadian tersebut terjadi setelah saya diundang sama teman dan saya mabuk berat. Terus pulang dibonceng sama istri saya,” jelasnya.

    Selain itu, AB bersama istrinya AS juga meminta maaf karena saat berkendara juga tak mematuhi peraturan lalu lintas dengan tidak mengenakan helm.

    ”Saya juga memohon maaf atas kelakuan saya dan istri saya tidak memakai helm. Lalu saya tidak sopan dan berbuat asusila. Saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar AB.

    Sumber: jawapos.com