Putranya Meninggal Akibat Gizi Buruk Kronis, Sang Ibu Mengaku Hanya Bisa Makan Sehari Satu kali dan Tinggal di Gubuk





    Kondisi gizi buruk yang diidap putra sulungnya dan juga anak keduanya bukan bentuk kesalahan Regina Deta Karere (38), selaku sang ibu.

    Dia yang hidup serba kekurangan serta harus menjadi tulang punggung keluarga sejak ditinggal suami tujuh tahun lalu, membuat dia tidak bisa berbuat lebih untuk kedua buah hatinya, Dominggus Japa Loka (17) dan Ferdianus Bali Mema (15).

    Jangankan untuk mencukupi kebutuhan gizi sang anak, tempat tinggal saja hanya seadanya dia berikan.

    Regina tinggal bersama dua anaknya yang menderita lumpuh akibat gizi buruk kronis dan infeksi lutut, di dalam sebuah gubuk reyot yang nyaris roboh di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), melansir Kompas.com.

    Sementara untuk makan, Regina dan kedua anaknya hanya bisa makan sekali dalam sehari selama bertahun-tahun karena tak punya uang untuk memenuhi kebutuhan harian, lantaran dirinya terikat, harus mengasuh kedua putranya yang tak berdaya.

    “Sekali saja, (makan) siang. Itu saja. Malam (dan pagi) tidak ada lagi. Kalau lauknya daun ubi (singkong),” ungkapnya.

    Malang, pada Kamis 10 Desember 2020 kemarin, putra sulungnya menghembuskan nafas terakhir. Dominggus meninggal saat mendapat perawatan medis di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

    Kini, hanya tersisa anak keduanya yang juga menderita lumpuh sejak tiga bulan lalu.